Loading...

Rabu, 15 Juni 2011

VIO DONAL Pembalap asal rowokangkung akan kembali balapan


VIO DONAL Pembalap asal rowokangkung akan kembali balapan


Brantas News Spot, Jember
Vio Nur Wicaksono Seputro Asal Lumajang Sidorejo – Pepe Rowokangkung Lumajang.
Nama Pagilan Vio Donal
Kelahiran asal lumajang 14 November 1991
Putra pertama Bpk.Sungkoro Adi Saputro, S.Pd. dan Ny. Evi Nurmuzaifah
Vio Donal Yang Warna kesukaan Merah ini telah berhasil meraih beberapa kejuaraan Motocross di Pulau jawa maupun diluar Jawa, bahakan Vio Donal julukan tiap harinya didunia balapan ini.
Beberapa kejuaraan yang pernah diraih juara pertama event dikelas Standart di kabupaten lumajang pada tahun 2008 bahkan beberapa kota yang ada didaerah Jawa Timur, Vio Donald yang pernah mendapat pridekat Juara 3 Kejurnas pada tahun 2009.

Vio donal bebrapa tahun ini Absen untuk balapan karena untuk mengembangkan usahanya yang kini maju pesat dipeternakan Bebek potong dan Bebek Petelur yang digelutinya.

Untuk mempersiapakan Event – event yang berkembang di Jawa Timur kini sudah mempersiapkan Sepeda Motornya yang lama tidak dipakai. “ untuk event – event yang akan datang seperti di Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang. Dikelas FFA, Standat saya sudah persiapkan, aku percayakan pada mekanik juga manager saya mas, saya juga sudah mulai latihan Fisik antara lain renang dan Lari biar kembali kuat karena sudah lama tidak balapan mas.” Terang Vio pada wartawan media ini. (Blck)



Usai Isi Bensin Pick Up Terbakar.


Usai Isi Bensin Pick Up Terbakar.

Brantas News, Jember

Pick Up P 8786 RF Usai Isi bensin di SPBU Jambearum terbakar dipinggir jalan depan SPBU. Kendaraan Pick Up yang dikendarai oleh H. Hasan Warga Jambearum Kecamatan Puger kemarin lusa dilalap sijago merah, beruntungnya tidak ada korban jiwa tapi kerugian yang dialami H. Hasan hingga 25 juta.

Kejadian kebakaran tersebut sangatlah singkat, awal kejadian H. Hasan mengisi Bensin dijirigen yang dibawanya ke SPBU Jabearum untuk persiapan bahan bakar untuk diesel yang disawahnya. Setelah kedua jirigen penuh, selanjutnya iapun mengisi tangki mobil Pick Upnya.

Pembelian bensin tersebut sebesar Rp. 350 ribu, H. Hasan kembalimenghidupkan mobilnya untuk mengantar bensin kesawahnya. Untuk keluar dari SPBU H.Hasan harus keluar pintu sebelah selatan tapi untuk menyebrang harus menunggu kendaraan itu sepi sebab hari itu kendaraan sangatlah ramai.

Saata menunggu kemdaraan sepi tiba – tiba H. Hasan mendengar ledakan dari bawah mobilnya. Bahkan saat itu korban merasakan hawa panas dari bawah mobilnya, Dengan sigap korban meloncat dari atas mobilnya karena melihat api yang sudah membakar kabin mobilnya sebab api juga sudah merambat sebagian mobilnya.

Saat itu juga korban minta tolong pada warga terdekat, wargapun berlarian menolongnya untuik memadamkan api yang sudah membesar. Saat itu juga petugas SPBU Jambearum merespon kejadian tersebut dan ikut memadamkan api yang tambah membesar dengan alat pemadam kebakaran yang kecil, merasa tidak mampu untuk memadamkan api yang sudah membesar prtugas SPBU mengambil pemadam kebakaran yang besar tapi setelah dikeluarkan alat tersebut tidak dapat dipergunakan sebab rusak.

“ Gianto, salah satu saksi mata dilokasi kejadian mengatakan, bahwa kejadian kebakaran tersebut sempat memacetkan arus kendaraaan yang menuju Arah Balung, Puger dan Kencong.

“ Gianto Kebakaran tersebut hampir 1 jam membakar mobil Pak H. Hasan mas, saya juga berlari untuk membantu memadamkan api yang sangat besar dengan warga sampai api itu padam. Tapi syukur allhamdulillah pak H. Hasan selamat. Saya sudah maksimal untuk membantu memadamkan api tersebut bersama warga setempat mas. “ ( Yd )




Sircuit Pansela Kepanjen Siap Dibuat Even Super Grasstrack 2011





Minggu, 13 Maret 2011

Gala Tama Motor Cross & Grasss Track

Wonosari (Brantas News Jember) - Laga ajang Kompetisi Motor Cross yang Bertajuk "GALA TAMA" yang bertempat di sirkuit Pemuda Desa Wonosari, Puger - Jember. Dimana para Crosser-Crosser muda berbakata asala Jember yang sudah Berpengalaman mengadu skill dan nyali dalam gala tersebut. Ajang Gala Tama ini merupakan suatu uji coba dimana akan ada Event yang lebih seru yaitu ajang Motor Croos & Grass Track yang akan dilaksanakan dalam beberapa Hari kedepan. Para Crosser yang berasal dari berbagai daerah di kota Jember turut memeriahkan ajang Gala Tama ini yang berlangsung sore ini. antusiasme para penonton warga sekitar dan dari berbagai penjuru daerah  sangat tinggi terbukti dimana sirkuit Pemuda yang berada di Desa Wonosari, Puger - Jember dipadati para pencinta olah raga otomotif baik muda maupun tua. Para panitian sengaja mendatangkan crosser kelas nasional guna memeriahkan ajang Gala Tama ini dimana crosser tersbut akan menunjuukkan kebolehan dan skill dalam ajang mototr cross ini. Dalam ajang Gala Tama ini terdapat juga crosser-crosser cilik yang kemampuannya juga tak kalah dari para senior-seniornya. Tak lupa hadir juga crosser nasional Woto Doyok yang menurunkan anak didiknya yang merupakan anaknya sendiri guna memeriahkan ajang MotorCross & Grass Track Gala Tama di Sirkuit Pemuda Desa Wonosari, Puger - jember. plo(jbr)

Sabtu, 12 Maret 2011

Arena judi “Cap Jie Kie” digerebek

Situbondo – Meski sudah sering digerebek, namun praktek perjudian di Kota  Situbondo masih  marak, Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Situbondo kembali memergoki arena judi, di dalam komplek lokalisasi Nyiuran, di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur,  serombongan resmob yang dipimpin Aiptu Suwono langsung menggerebek arena judi cap jie kie tersebut.
 
Sayang, dalam penggerebekan itu puluhan penjudi yang berjubel di lokasi berhasil kabur. Mereka semburat ke area perkebunan yang ada di sekitar lokasi Nyiuran. Dari lokasi perjudian, polisi hanya menyita aneka peralatan judi. Antara lain, sebuah beberan dan papan judi cap jie kie, 8 buah bola, sebungkus bedak, dan uang tunai Rp 291 ribu. “Uangnya itu tidak terkumpul di satu tempat. Tapi tercecer di sekitar lokasi. Kami yang memungutnya,” kata Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Sunarto.

Tak hanya itu, polisi juga menyita puluhan  unit sepeda motor dari lokasi perjudian Nyiuran. Diduga kuat, sepeda motor sebanyak itu sengaja ditinggal pemiliknya, saat serombongan polisi datang melakukan penggerebekan. Hingga kemarin, peralatan judi, uang tunai, dan enam sepeda motor itu diamankan di Mapolres Situbondo. “Bagi pemiliknya silahkan saja diambil. Tapi ya harus menunjukkan bukti-bukti kepemilikan,” sambung mantan Kapolsek Srono, Banyuwangi itu.

Terungkapnya arena judi di eks lokalisasi Nyiuran, Desa Kalianget, Banyuglugur, itu berawal dari informasi warga. Mendengar itu, Unit Resmob dibawah pimpinan Aiptu Suwono pun segera melakukan pengintaian, sekitar pukul 03.00 dini hari. Benar juga, saat itu ada puluhan orang terlihat berjubel di satu tempat. Yakin disitu arena judi, polisi pun langsung menggerebeknya.

Sayang, kedatangan polisi tercium sebagian penjudi. Sehingga, belum sempat digerebek mereka langsung melarikan diri. Mereka semburat ke area perkebunan dan perkampungan yang ada di sekitar lokasi. Polisi yang berusaha melakukan pengejaran, gagal menuai tangkapan. Semua penjudi berhasil meloloskan diri. Hanya sejumlah peralatan judi, uang tunai, dan sepeda motor di lokasi judi saja yang berhasil disita. “Kami sudah mengantongi sebagian nama yang diduga ikut dalam perjudian itu. Anggota masih melakukan pengejaran,” pungkas AKP Sunarto.(ari/Jb1)
 
 
Sumber : Jurnalbesuki.com

Minggu, 13 Februari 2011

RESMOB JEMBER BARAT GREBEK RUMAH PENADAH SAPI CURIAN.

RESMOB JEMBER BARAT GREBEK RUMAH PENADAH SAPI CURIAN.


Jember, Brantas News 
Keinginan untuk mengungkap beberapa aksi pencurian hewan jenis sapi diwilayah Jember selatan memang terus ditunjukkan oleh petugas. Buktinya, Senin (7/2) sekitar pukul 05.00 Tim Buser Polres Jember wilayah barat berhasil menggerebk sebuah rumah yang dijadikan penyimpanan sapi hasil curian.
            Rumah yang selama ini digunakan sebagai penyimpan sapi curian ialah rumah Satuman (34), asal Dusun Sambileren, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas. Dirumah tersebut satu ekor sapi berhasil diamankan oleh petugas, namun diketahui jika Satuman telah lari dari rumah sesaat sebelum digerebek oleh petugas.
            Diketahui jika sapi tersebut adalah milik Subur Tembel, asal jalan Candi, Dusun Krajan B, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, yang hilang pada dinihari itu. Dan korbanpun baru tahu jika sapinya ditemukan setelah dihubungi oleh petugas.
            Aksi ini tak lepas dari upaya keras tim ini. Pasalnya, sejak peristiwa pencurian hewan marak, nyaris para petugas yang berpakaian preman itu jarang sekali tidur dimalam hari, ini dilakukan hanya untuk sekedar patroli diwialayah yang dianggap rawan.
            Seperti yang terjadi pada Senin dinihari, beberapa anggota Resmob mendapatkan informasi jika akan ada aksi pencurian hewan didesa Wonorejo, Kecamatan Kencong. Atas informasi tersebut, akhirnya petugas yang identik berambut gondrong langsung mengepung sasaran.
            Benar saja, malam itu petugas mendapatkan jejak kaki sapi diareal persawahan antara perbatasan dikecamatan kencong dengan Gumukmas. Atas temuan jejak itu, petugaspun berusaha melakukan pengejaran diareal persawahan desa setempat.
            Baru selanjutnya mengarah pada rumah milik Satuman, ternyata didalam kandang Satuman ditemukan 5 ekor sapi dengan berbagai jenis. Karena Satuman telah melarikan diri dari rumah, maka petugas kemudian menggeladang Siti walidah, istrinya.
            Dalam proses pemeriksaan singkat, Siti panggilan akrbanya menerangkan jika orang yang menitipakn sapi itu adalah KR, lelaki asal desa setempat yang kini tinggal bersama istrinya di Probolinggo.
            Lebih lanjut ia menyampaikan jika sapi itu masuk kedalam kandang pada waktu subuh, dan pagi harinya HR warga setempat bagian mengambil,”Biasanya paginya langsung diamasukkan truk, Mas” terang Siti.
            Seperti kejadian pagi itu, saat tertidur bersama suaminya, tiba-tiba suaminya mendapatkan telepon dari KR,”Setelah mendapatkan telepon itu, suami saya keluar rumah, dan berpesan agar saya menunggu didalam kamar saja” terangnya lagi.
            Tak beberapa lama Siti menjelaskan jika suaminya kemudian kembali masuk kedalam rumah, dan beberapa saat kemudian kembali keluar setelah mendapatkan telepon. Siti juga mengaku kaget dan ketakutan saat rumahnya digerebek oleh polisi.
            Aiptu Nurhasan, kanit buser wilayah barat mengaku akan terus melakukan pengejaran terhadap dua nama yang disebut oleh saksi, “Dua nama itu adalah pemain lama pencurian hewan” terang Nurhasan.
            Untuk itu, ia menegaskan jika langkah selanjutnya akan langsung diserahkan kepolres jember,”Kita serahkan kepenyidik polres untuk penanganan lebih lanjut” terang lelaki berperawakan sangar itu.(***)